Betul. Dari titel di atas kamu bisa nebak, bahwa kami ke kanan, haha, salah: ke kiri. Kami menuju ke satu lagi lanskap fenomenal kebanggan Saigon yaitu Gereja Kathedral Notre Dame atau dalam bahasa Vietnamnya (siap...), Nhà thớ Đức Bá. Semoga bisa baca huruf dekoratif wow itu. Jangan syok dulu, kamu akan liat huruf-huruf gituan di sepanjang perjalananmu di negeri penuh garis pantai ini. Gereja cantik bergaya Gotik-Frankish ini dibangun bertahap sepanjang 17 tahun dari tahun 1863 sampe 1880. Batu bata merah yang disusun eksotis dengan interior yang mega banget membuat bangunan ini primadona kota dan sangat layak dinikmati keindahannya.
Yang paling khas dari gedung bersejarah ini adalah dua towernya menjulang ke langit, tinggi banget (berapa yah, sekitar 58an meter lah. Kali aja temen-temen nanya yah, kok lumayan lama pembangunannya? Orang di kita Candi Lorojonggrang aja beres cuman dalam waktu semalem. Terang aja bro, sis... selidik punya selidik gereja ini bahannya diimpor semua dari Perancis. Dari seberang jalan, kalau kita lihat dengan cermat dan mengabaikan motor Saigon yang kayak tawon, dan merasakan dingin semwriwingnya angin Saigon, kita bakalan terbang dalam imajinasi kalau kita lagi di Eropa. Tapi pasti imajinasi wow itu bakalan terbuyarkan oleh klakson motor yang bertubi-tubi (hobby kali yah orang sini sama bunyi seruling motor itu).
Mau di foto dari sisi manapun cantiknya gak berkurang. Seberang jalan, centang. Depan, centang. Depan lagi agak deket, centang. Serong dikit terus selfie, centang. Samping lagi, difotoin Syamil, centang. Patung bunda Maria di depan, centang. Gak ada abisnya pokoknya godaan buat foto di sini... Tapi, ya gitu deh. Tau khan perasaan kita udah ambil belasan foto. Trus pas di liat, kok fotonya mirip semua yah? Hahah. Tapi emang gak salah lah menikmati keelokan gereja ini sebagai maha karya. Biayanya gede loh buat nyelesein katedral ini yakni 2.5juta franc pada zamannya. Belum lagi, akibat zaman perang kemerdekaan dan perang-perang selanjutnya, gereja ini musti mengalami renovasi serius. Kalau bisa masuk, masuklah buat terbuai oleh keagungan bangunan ini. Syamilpun masuk kok, jadi dun worry. Klw kamu Katholik atau Kristen, boleh juga sempetin doa atau misa sesekali dalam hidup di gereja ini.
Nah, nyebrang jalan yang geddeee banget di sebelah kiri gedung, kita bakal ke Central Post Office, bangunan peninggalan Perancis jugaa.... baca selengkapnya di bagian selanjutnya.

0 comments:
Post a Comment